Sampai detik ini, ada satu pria
yang begitu aku cintai. Pria yang bisa aku katakan sebagai Cinta Pertama,
yahhh.. cintaku mekar begitu merekah padanya sejak aku pertama kali mendengar
suaranya, melihat senyumnya dan merasakan pelukannya yang begitu hangat.
Aku mengenalnya sebagai pria yang
tenang namun tegas, pria dewasa yang sering membuatku tertawa terbahak-bahak
dengan keisengannya namun tetap aku segani, pria yang bijaksana dan tentunya penuh
cinta kasih untukku, Mamaku, Kakak juga adekku.
Aku mengenalnya sebagai pria yang
penuh dengan kasih sayang. Pada masa terberatku beberapa saat yang lalu, pada
air mata yang dengan sekuat tenaga aku sembunyikan, dan pada senyum merekah
yang sebenarnya adalah palsu… sosoknya adalah yang dengan tenangnya datang memberikan pelukan seraya
mempersilahkanku menumpahkan segala tangis milikku di pundaknya.
Aku mengenalnya sebagai pria
pekerja keras. Dalam tumpahan keringat,
sosoknya pun rela menumpahkan darah untuk Negara Indonesia tercinta… karena
itulah tanggung jawabnya. Dalam segala pengorbanannya untuk negara sebagai
pengayom, sering aku temukan letih yang tersembunyi di wajahnya sepulang bertugas namun dengan
keihkalasan yang dimilikinya, senyum kebahagiaan masih terpancar nyata di
wajahnya.